Naiknya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap kendaraan listrik BYD kembali dapat dilihat pada data penjualan di bulan Juni 2025, baik secara wholesales (dari produsen ke dealer) maupun secara retail (dari dealer ke konsumen).
Secara wholesales, angka penjualan mobil listrik BYD di bulan Juli 2025 naik 12,31%, dari 2.079 unit di bulan Juni ke 2.335 unit pada bulan Juli.
Nilai persentasi kenaikan tertinggi justru secara retail yaitu 30,16%, dari 2.172 unit di bulan Juni 2025 ke 2.827 unit di bulan Juli 2025.
BYD Sealion 7 dan BYD M6 Jadi Model Terlaris
Dua model kendaraan BYD, yaitu Sealion 7 dan M6 berhasil menjadi yang terlaris sekaligus masuk ke dalam daftar 20 model kendaraan terlaris di Indonesia sepanjang Juli 2025 secara data wholesales.
BYD Sealion 7 menduduki posisi mobil terlaris di posisi ke-14 dengan angka penjualan 939 unit. Sementara BYD M6 ada di posisi ke-15 dengan angka penjualan 891 unit.
Outlet Terus Berkembang di Indonesia
Dengan pencapaian angka penjualan di bulan Juli 2025, BYD berhasil menduduki posisi ke-6 merek mobil terlaris di Indonesia. Patut dicatat, angka penjualan mobil listrik BYD ini dicapai melalui jumlah outlet yang baru mencapai 53 unit di Indonesia, jika mengacu pada informasi terakhir BYD Indonesia pada pembukaan GIIAS 2025 24 Juli lalu.
Agresivitas BYD dalam melayani kebutuhan konsumen di Indonesia juga dapat dilihat dari target lebih dari 100 outlet hingga akhir tahun 2025.
Satu catatan penting lainnya yaitu lineup mobil BYD di Indonesia statusnya adalah kendaraan CBU, sambil menunggu pabriknya di Subang resmi beroperasi di awal tahun 2026.
Sebagai catatan tambahan, sejak Januari hingga Juli 2025, sudah ada 20.795 unit mobil CBU BYD masuk ke Indonesia dari China. Dan tertinggi di bulan Juli 2025 sebanyak 2.375 unit mobil BYD masuk ke Indonesia. BYD M6 menjadi model kendaraan tertinggi diimpor yaitu 4.178 unit, disusul BYD Sealion 7 sebanyak 2.381 unit.
BYD Indonesia optimistis penjualan mobil listrik akan tumbuh pada semester II 2025. Head of Marketing, PR & Government BYD Indonesia Luther T. Panjaitan mengatakan, optimisme tersebut sejalan dengan pertumbuhan pangsa pasar mobil listrik yang meningkat secara eksponensial di Indonesia.
“Dari dua tahun lalu, mobil listrik itu hanya sekitar 3%, tahun lalu sudah mencapai 5%, dan di semester I 2025 telah mencapai hampir 10%. Artinya, ada peningkatan EV awareness yang cukup tinggi,” ujar Luther kepada Bisnis dikutip Kamis (7/8/2025).
Di Indonesia, upaya pembelian konsumen pada kendaraan listrik BYD ataupun merek premiumnya Denza dapat melalui outlet Haka Auto terdekat.
Komitmen Haka Auto di Industri EV Indonesia
Sebagai mega dealer resmi BYD dan DENZA yang terus berkembang, Haka Auto juga terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan kendaraan listrik berkualitas dan memperluas jaringan layanan di Indonesia. Saat ini Haka Auto mengelola satu outlet DENZA dan delapan outlet BYD di berbagai kota besar:
Untuk informasi lebih lanjut, publik dapat menghubungi Haka Careline di nomor: 0811-8888-8234.